Katanya, sebagai manusia yang sudah dirahmati akal, kita harus mampu memanfaatkan peluang. Salah satunya, memanfaatkan musim kemarau panjang.
Siapa nih, yang suka mengeluh karena hawa panas dan gerah? Nah, daripada mengeluh, mendingan manfaatkan buat ke TMII aja.
Iya, TMII, Taman Mini Indonesia Indah. Namanya sih "mini" tapi antitetis banget alias aslinya luas polll.
Nah, bagi yang mau ke TMII sebagai pemanfaatan musim kemarau, boleh banget baca catatan kecil berikut ini.
PERSIAPAN KE TMII
Siapkan perbekalan yuk! Bagi yang mau piknik musim kemarau, boleh banget bawa tikar, keranjang ala-ala, dan aneka kudapan. Yaps, boleh banget kok bawa masuk makanan, lalu menggelar tikar. Asalkan di area terbukanya. Jangan lupa bawa botol minum berisi air putih, ya!
Siapkan jadwal yuk! TMII jam 6 pagi sudah buka. Bagi yang ngga membutuhkan Shuttle TMII, boleh berangkat segasik mungkin biar jadi orang pertama pada hari itu. Bagi yang membutuhkan, ngga apa-apa menyesuaikan jamnya Shuttle.
Apa itu Shuttle TMII? Akan kita bahas dalam bagian berikutnya.
OTW TMII
Berikutnya, kita bahas perjalanan menuju TMII. Dalam catatan kali ini, aku mau menuliskan perjalanan ke TMII menggunakan kereta dari Stasiun Jatinegara—stasiun besar yang ada KJJ alias kereta jarak jauhnya.
- Pertama, Kawans bisa naik KRL di St. Jatinegara dengan tujuan ke St. Manggarai
- Sesampainya di St. Manggarai, bisa pindah peron untuk melanjutkan perjalanan menggunakan KRL ke St. Cawang
- Sudah sampai di St. Cawang? Kawans boleh keluar dari stasiun KRL tersebut. Kemudian, berjalan kaki melalui JPO menuju ke St. LRT Cikoko
- Setibanya di St. LRT Cikoko, bisa caw naik kereta dengan tujuan ke St. Taman Mini
- Sudah sampai di St. Taman Mini? Yey! satu kilometeran lagi menuju gerbang utama TMII
- Untuk menuju ke sana, Kawans bisa berjalan kaki (tanpa syarat), naik sepeda lipat (bagi yang sudah menenteng sepeda terlipatnya) maupun naik Shuttle TMII gratis (harus sudah punya e-ticket). Fyi, Shuttle TMII mulai beroperasi jam 7 pagi.
MASUK TMII
Berbicara mengenai tiket, Kawans bisa mendapatkannya dengan memilih salah satu opsi ini nih.
Beli via Online
Ini yang paling aku rekomendasikan.
Alasannya karena kita bisa benar-benar memutuskan tiket terbaik mana yang bakal kita pilih tanpa mengganggu orang lain. Barangkali ada yang nanya, "Lho, tiket terbaik?" Iyap, karena pilihan yang tersedia ngga cuma "Tiket Masuk" aja, tetapi juga tersedia banyak banget pilihan "Tiket Masuk + ..." alias Bundling.
Selain itu, kadang ada promo juga. Lumayan banget, kan?
Oiya, tiket online juga bisa beli pas Hari-H, mungkin selagi masih tersedia kali ya?
Beli via Offline
Nah, tiket ini beli di TMII langsung. Kita ngga terlalu leluasa memilih tiket terbaiknya karena kadang banyak antrean yang nungguin di belakang.
Selain itu, meskipun offline tapi ngga bisa bayar pakai uang tunai atau cash, melainkan wajib QRIS, sehingga pastikan sudah menyiapkan dana di e-wallet beserta kuota data supaya pembelian tiketnya lancar jaya.
DI DALAM TMII
Pertama, aku sarankan naik Angling (Angkutan Keliling) karena sepertinya bisa meningkatkan pemahaman Kawans mengenai banyaknya lokasi di TMII yang akan dikunjungi.
Setelah itu? Bebas aja. Fyi, tempat-tempat di TMII ada yang bukanya hanya pada waktu tertentu, sehingga Kawans boleh cari tahu dulu mengenai hal tersebut supaya ngga zonk.
Btw, di sana suka banyak sales-sales yang nawarin produk gratis. Bersyarat sih: Biasanya bikin snapgram yang menandai akun produknya. Barangkali suka sama produknya, gass aja samperin buat mengklaim, wkwk.
Jadi, selamat menikmati piknik musim kemaraunya, ya. Kalau Kawans baca ini sewaktu musim hujan, aman aja kok. Kawans bisa menambahkan jas hujan atau payung saat persiapan. Kalau ternyata deras banget, di sana banyak tempat berteduh. Jadi (lagi), have fun!
