Sebuah Cara Mengingat Kembali: Menjadi 'Murid' ODGJ

 Lho kok? Ya? Sehat?

Alhamdulillah sehat dong, Kawans gimana? Semoga Kawans juga sehat dan selalu berusaha sehat serta semoga yang diusahain itu terwujud yaa

Oke, kita mulai...

Interaksi dengan ODGJ awalnya kukira cuma bakal jadi sebuah interaksi biasa, sehingga bayangan jadi 'murid' pun gak terlalu kebayang di kepala. Namun, ternyata lebih dari biasa. Yap, menjadi 'murid' ODGJ ternyata bisa mengingatkan tentang berbagai hal yang sempat tak sengaja luput dari ingatan atau bahkan sengaja luput dari ingatan.

Murid yang menurut KBBI adalah orang yang sedang belajar. Lantas, kita semua tahu bahwa tujuan belajar adalah menjadikan murid lebih baik melalui berbagai cara seperti mengingatkan kembali hal (baik) yang telah luput dari ingatan.

Yap, mereka mengajar. Mereka mengajar sambil menjalani proses mereka. Yap, proses pemulihan luka di salah satu RSJ (Rumah Sakit Jiwa) yang ada di Jawa Tengah, tepatnya di UPIP (Unit Pelayanan Intensif Psikiatri) yang kalo di RSU (Rumah Sakit Umum) istilahnya ICU (Intensive Care Unit). Oleh karena itu, proses belajar mengajar itu mengasyikan. Yap, sebagai murid, sebelum interaksi, dijelasin tentang 'guru' yang akan menjadi guru si murid, lalu mbatin: "Oalah gitu...." Berikutnya, ketika sedang interaksi nih, mbatin lagi: "Oh iya ya-". Abis interaksi juga mbatin: "Oalah masyaAllah…."

Pasien UPIP berarti gak kayak ICU ya?

Tida Kawans, UPIP-nya RSJ beda sama ICU-nya RSU karena kalau pasien di UPIP RSJ cenderung lebih aktif daripada pasien ICU RSU dan malah ada yang memerlukan interaksi.

Aktifnya kayak gimana?

Bervariatif karena latar belakang mereka juga bervariatif.

Berkaitan dengan latar belakang niih, kita kan punya ingatan jangka panjang (long term memory) dan ingatan jangka pendek (short term memory). Nah, pasien UPIP RSJ ini ada yang aktif sholat lima waktu, ada yang aktif sholawatan, dan ada juga yang aktif cerita tentang harta. Dari situ kita bisa menyimpulkan anggapan awal bahwa mereka yang aktif sholat lima waktu, berarti saat sedang sehat juga terbiasa demikian karena itu berhubungan dengan long term memory, masyaAllah. Tttapi, kalo yang suka cerita tentang harta, kira-kira pas sehat kebiasaannya apa yaa? :D 

Jadi, semangat terus ber-positive habbits, Kawans!

Lho cerita? Mereka bisa nyambung waktu berinteraksi, Ya?

Bisa dongg, bisa banget, ada yang nyambung banget malahan, walau gak semuanya. Jadi, semangat menyesuaikan diri biar bisa berinteraksi

Oke lanjut yaa, berkaitan sama latar belakang mereka lagi niih...

Bahwa anak sekolah yang masuk sini? Ada. Anak kuliah? Ada. Lagi cari kerja? Ada. Udah kerja? Ada. ASN? Ada. Jomblo? Ada. Udah tunangan? Ada. Udah nikah? Ada. Udah punya anak? Ada. Udah punya cucu? Ada. Cantik? Banyak. Ganteng? Banyak. Memang, sekompleks itu~

Dari situ, semoga kita juga bisa nyimpulin pelajaran yang bisa kita petik yaa

Nah, dari berbagai latar belakang itu, mayoritas dari mereka punya kesadaran buat pulih dari luka mereka lho... Mereka pengin kembali sehat, beraktivitas, dan menebar manfaat lagi kayak biasanya. Mereka rindu orang-orang rumah karena pasien UPIP ini gak boleh ditungguin, bolehnya cuma dijenguk

DIscharge Message

Jadi, semangat sehat yaa, Kawans? Beneran deh, banyak yang nungguin uluran tangan Kawans sekalian. Sekali lagi, semangat!

Semoga kita bukan jadi penyebab seseorang dinobatkan menjadi seorang pasien RSJ yaa

Akhir tapi bukan terakhir, sefruit quotes hari ini:

Bahagia itu sesederhana kita memberikan sesuatu (apapun yang bermanfaat) kepada orang lain, lalu (semoga) menjadikan bibir orang itu mengukir senyum kebahagiaan.