Kenapa “berenang” Bukan “merenang” dan “membeli” Bukan “berbeli”? | Perbedaan Awalan “me-” dan “ber-”

Di tengah keramaian, kadang kita tiba-tiba kepikiran. Tidak lain karena penasaran, “Apa ya perbedaan awalan ‘me-’ dan ‘ber-’?” 

Sambil mengumpulkan berbagai kata yang di depannya ada imbuhan berupa awalan “me-” dan “ber-”, otak kita terus berpikir, sebenarnya apa sih perbedaannya. Padahal di kata “berenang” dan “membeli” makna gramatikal keduanya sama-sama melakukan tindakan aktif. 

Dengan memanfaatkan analogi dan silogisme, hm rasa-rasanya belum ketemu juga. Yakin di sini, tapi kok ya ngambang rasanya. Apa gitu ya yang mendasari perbedaannya?

Halo, Kawans! Apakah Kalian menemukan laman ini dengan latar belakang seperti cerita di atas? Memang, suka gitu ya! Tiba-tiba kepikiran aja gitu. Alhamdulillah-nya di laman ini kita bakal bahas sama-sama nih.

Bismillah ya….

Pertama, kita sepakati bersama—biar lebih keren, aslinya udah ada sejak dulu—bahwa awalan “me-”, “ber-”, “pe-”, “per-”, dan imbuhan-imbuhan lainnya kalau disambung dengan bentuk dasar (misalnya kata “beli” dan “renang”) akan melahirkan makna. Iyap, doi bakal punya makna kalo sama bentuk dasar. Kalau nggak sama bentuk dasar, doi nggak bermakna apa-apa. MasyaAllah, kayak Kawans sama siapa nih?

Contoh:


Diakses Juli 2025

Iyap, beda satu huruf aja, maknanya udah berbeda. Alasanya karena awalan “pe-” bermakna proses, sedangkan “per-” bermakna tempat saat disambungkan dengan bentuk dasar "makam". 
Barangkali timbul pertanyaan, “Jadi, selama ini kita yang sering mengatakan ‘pedesaan’ dan memaknainya sebagai tempat kurang tepat?” Jawabannya iya karena yang lebih tepat adalah perdesaan.

Teruss kembali ke judul…
Bisa-bisanya adanya kok kata “berenang” bukan “merenang”, tapi kok kalau beli setelah melalui proses afiksasi malah jadinya “membeli” bukan “berbeli”. Sementara itu, makna gramatikal awalan “ber-” dan “me-” dalam kata “berenang” dan “membeli” sama-sama bermakna melakukan tindakan aktif. Sedikit heran, tapi alhamdulillah sebentar lagi ada jawaban.

Sebelum menemukan jawabannya, kita coba buat contoh kalimatnya dulu yuk!
(1) Fadia berenang di kolam renang.
(2) Fadia membeli kolam renang.

Nah, dari contoh kalimat di atas, kita bisa mulai tahu perbedaannya nih…

Objek: Ada dan Tiada

Iyap! Aktivitas yang menggunakan awalan “ber-” nggak membutuhkan objek, sedangkan yang menggunakan awalan “me-” membutuhkannya. 
Mari kita cek contoh kalimat di atas: Nggak ada objek di kalimat (1), sedangkan di kalimat (2) ada. Berkaitan dengan ini, kalimat (1) ngga bisa dipasifkan, sedangkan kalimat (2) bisa yaitu menjadi “Kolam renang dibeli Fadia.”
Di sisi lain, kalimat (1) kalau ngga ada frasa “kolam renang” masih aman-aman aja, sedangkan kalimat (2) kalau ngga ada frasa “kolam renang” yaa yang mendengar bakal kebingungan karena kalimatnya ambigu, sehingga bisa jadi menimbulkan pertanyaan, “Membeli apa?”

Tujuan: Untukku dan Untukmu

Mari kita cek lagi contoh kalimat di atas. Kalimat (1) kita boleh menyimpulkan bahwa Fadia berenang yaa buat dirinya sendiri. Ngga mungkin banget dia berenang, tapi orang lain yang merasa bugar. Namun, kalimat (2) berbeda, Fadia melakukan aktivitas beli yaa buat kolam renangnya alias memperlakukan sesuatu untuk objeknya. 
Kalau mau alasan agak lucu: Walaupun Fadia pelitnya kebangetan dan beli kolam renang buat diri sendiri, tapi bisa jadi banget nanti diwariskan karena Fadia ngga selamanya hidup. 

Dari penjelasan di atas, kita bisa mengetahui alasan kalimat (1) ngga berbunyi “Fadia merenang di kolam renang.” Alasannya karena kaidah awalan “me-” ngga cocok dengan struktur dan tujuan kalimatnya. Begitu juga dengan kalimat (2).

Sampai di sini, barangkali timbul pertanyaan, “Gimana dengan kata ‘berfoto’ dan ‘memfoto’? Sama-sama dari bentuk dasar ‘foto’ nih….”

Hmm… bener juga, tapi coba dibuat kalimat yuk! 
(1) Fadia berfoto bersama ibu.
(2) Fadia memfoto ibu.
Kata “berfoto” ngga butuh objek (“...bersama ibu.” termasuk keterangan, semoga masih ingat^^), sedangkan “memfoto” sebaliknya. Begitu juga tujuannya: Kalimat (1) ngasih tahu ke kita bahwa Fadia ikut foto, sedangkan kalimat (2) hanya ibu yang foto.

Jadi, lebih kurang begitu perbedaan awalan “me-” dan “ber-” yaitu terletak pada ada atau tidaknya objek serta tujuan kalimatnya. Kalau Kawans menemukan perbedaan lainnya, boleh banget dituliskan di kolom komentar, ya.