Sebelum masuk ke tulisan, aku mau
nyampein sesuatu dulu nih. Sesuai dengan judul, tulisan ini sepertinya akan
lebih terasa manfaatnya bagi yang baru mau menginap di hotel yaa^^
Haii
Lagi
nyari tau tentang hotel? Atau lagi nyari hotel di Kota Semarang?
Kebetulan, aku pernah
menginap di salah satu hotel yang ada di sana. Jadii, aku mau cerita pengalamanku
waktu di sana~
Namanya Whiz Hotel
Pemuda Semarang, terletak di Jalan Kapten Piere Tendean–seingetku satu jalur
tiga lajur–yang dilewati oleh berbagai kendaraan, mulai dari sepeda sampai Bus Trans Semarang. Jadi, bisa dikatakan lokasinya strategis, ditambah kedekatannya
dengan Semarang Poncol dan Lawang Sewu, yang bisa jalan kaki tanpa capek.
Waktu itu… aku sampai
ke lokasi jam 20an. Seperti pada umumnya, satpam siaga di depan pintu masuk.
Kebetulan sewaktu aku singgah di sana pandemi covid masih menyerang, jadilah
ada pengecekan suhu tubuh oleh satpam, mencuci tangan, dan prokes lain. Aku
juga dikasih vitamin C sama masker medis (meski sudah pakai masker sekalipun)
saat check in.
Setelah urusan
administrasi beres (jangan lupa bawa kartu identitas), resepsionis menjelaskan
satu dua hal (termasuk lokasi kamar), ngasih kunci (bentuk dan ukurannya mirip
KTP), dan kata sandi wifi. Kemudian, aku menuju lift karena kayaknya
semua kamar ada di lantai di atasnya resepsionis bekerja.
Sesampainya di depan
pintu kamar, kubuka pintu dengan menempelkan kunci ke bagian yang tersedia
dengan posisi pas. Setelah kebuka, aku meletakkan kunci kamar itu ke sebuah
tempat khusus biar kelistrikan kamar aktif.
Dan, wah. Kulihat kamar
yang porsinya oke untuk hotel bintang dua:
- sandal yang boleh dibawa pulang;
- toilet dan kamar mandi terpisah, di dalam kamar mandi seingetku ada dua handuk, tempat sabun, shower air panas/dingin, serta ngga ada tempat buat nggantungin baju kotor dan ngga ada kran yang tingginya sesuai buat wudhu. Kalau di toilet ada tempat sampah, kloset duduk (yang bisa nyiram sendiri), shower, tisu, serta ngga ada ember, gayung, dan kran yang tingginya sesuai buat wudhu. Jadilah, teman-teman wudhunya harus pakai shower, kalau ada kawan sekamarnya bisa minta bantuan kawan sekamarnya yaa;
- wastafel dan kaca yang dilengkapi dengan kran panas/dingin, di samping wastafel ada sikat dan pasta gigi bertuliskan nama hotelnya;
- hanger dan di bawahnya ada meja, letaknya di depan toilet;
- jendela sepanjang kamar, sifatnya ada yang paten dan ada yang bisa dibuka-tutup;
- meja, kursi, dan lampu belajar yang menghadap ke jendela, jadilah ukuran mejanya sepanjang jendela. Mejanya ini ngga berkaki, jadi bagi kawan yang beragama Islam dan memesan kamar Standard Twin, bisa salat di antara meja panjang dan bed karena kayaknya cuma di situ yang paling lega buat salat (petunjuk kiblat ada di pojokan atap);
- ranjang, kasur, bantal, dan selimut tebal yang warnanya dominan putih dan wanginya khas. Buat teman-teman yang ngga bisa tidur tanpa guling, mungkin bisa bawa dari rumah atau beli dadakan di sana.
- lampu tidur dan lampu biasa, televisi, pendingin ruangan, dan telepon yang mungkin ngga perlu kujelasin yaa. Intinya, sewaktu aku masuk semuanya bersih dan rapi.
Sampai akhirnya,
sekitar jam 7 pagi sarapan datang (dari hotel jadwalin jam 7, tapi bisa request mau jam berapa): nasi kotak
dengan tutup mika transparan dengan 4 macam lauk, buah yang diwadahi piring
putih dengan plastik wrapping, dan
minuman yang bebas pilih (ditawarinnya jus, kopi, atau teh. Tapi kalau mau
mintanya air putih hangat/dingin juga boleh)
Setelah sarapan,
kalau bingung mau ngapain tapi masih betah di hotel, bisa jalan-jalan ke
rooftop atau kalau masih pagi bisa jalan-jalan ke sekitar hotel, karena kalau
pagi masih sejuk dan ngga terlalu ramai.
Ngomongin tentang
keluar dari hotel, mungkin sebagian besar teman-teman, nginep di hotel
bertujuan untuk memiliki tempat singgah karena ada satu tujuan utama.
Nah,
sewaktu ke tujuan utama itu, keadaan kamar auto kosong, jadilah kalau ngga pengen ada orang masuk, bisa menggantungkan gantungan yang tulisannya 'do not
distrub' di daun pintu. Sedangkan, kalau kamarnya ingin dirapikan, tinggal
balik saja gantungannya, sehingga tulisan yang di bagian depan adalah 'please
clean'.
Okai, mungkin itu aja
yaa
